Gupolo, 21 Mei 2025 – Suasana berbeda tampak di halaman MI Ma’arif Gupolo pagi ini. Siswa-siswi kelas 6 tampak sibuk mengolah bahan makanan, menyalakan kompor, dan meracik minuman segar dalam kegiatan praktek memasak yang dilaksanakan di ruang terbuka. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran tematik sekaligus upaya menanamkan keterampilan hidup kepada para siswa.
Dipandu langsung oleh wali kelas 6, Ibu Aaminatul Munawwarah, M.Pd, praktek memasak ini mengangkat tema “Kreativitas dan Kemandirian Melalui Masakan”. Seluruh siswa dibagi ke dalam dua kelompok berdasarkan jenis kelamin: kelompok putra yang beranggotakan 8 siswa, dan kelompok putri dengan 6 siswi.

Kelompok putra menyajikan menu spesial berupa nasi ayam rica-rica, tempe goreng, serta belut goreng yang menjadi daya tarik tersendiri. Menariknya, belut tersebut merupakan hasil tangkapan mereka sendiri melalui kegiatan memancing yang dilakukan beberapa hari sebelumnya. Selain itu, mereka juga menyiapkan es susu sebagai penutup.

Sementara itu, kelompok putri menyuguhkan menu yang tak kalah lezat dan estetik: ayam katsu, nasi goreng, serta es buah sebagai minuman segar. Proses memasak dilakukan dengan penuh semangat, menunjukkan kekompakan dan kerja sama yang baik antar anggota kelompok.
Menurut Ibu Aaminatul Munawwarah, kegiatan ini tidak sekadar praktek memasak, namun juga bagian dari pembelajaran kontekstual yang bertujuan membentuk karakter siswa.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya unggul dalam akademik, tapi juga memiliki keterampilan hidup seperti memasak. Di sini mereka belajar kerja sama, kemandirian, tanggung jawab, bahkan kreativitas,” jelas beliau.
Dipilihnya halaman sekolah sebagai lokasi kegiatan juga bukan tanpa alasan. Selain memberikan suasana yang nyaman, ruang terbuka memungkinkan siswa bergerak lebih bebas dan meminimalisir risiko asap di dalam ruangan.

Kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 pagi dan berlangsung hingga pukul 09.00. Selama kegiatan, suasana berlangsung meriah namun tetap tertib. Tawa dan canda menghiasi momen-momen kebersamaan saat proses memasak berlangsung.
Para siswa pun menyambut kegiatan ini dengan antusias. Beberapa dari mereka mengaku baru pertama kali memasak secara mandiri dan merasa bangga bisa menghasilkan makanan yang bisa dinikmati bersama.
Guru-guru yang turut hadir juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Mereka menilai praktek memasak ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, dan menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter anak sejak dini.
Dengan kegiatan seperti ini, MI Ma’arif Gupolo kembali membuktikan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, mandiri, dan siap menghadapi tantangan kehidupan melalui pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan.




